• (021) 757 91262
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Konsinyering Perumusan Rencana Desain dan Engineering Infrastruktur

Pada sambutannya, Bapak Irwan Rawal Husdi selaku Kepala Pusat Manajemen Informasi saat acara Konsinyering Perumusan Rencana Desain dan Engineering Infrastruktur mengatakan secara umum layanan infrastruktur menjadi semakin baik dikarenakan performa  jaringan dan keluhan terhadap tiap layanan yang masuk semakin minim. Namun harus tetap melakukan perbaikan dengan menggunakan standar. Adapun layanan utama yang ada di Bidang Infrastruktur Informasi ialah sebagai berikut:

i.             Jaringan Akses

ii.            Layanan Data Center

iii.           Security/Keamanan Informasi

2 Tahun sebelumnya penggunaan alat ukur dilakukan dengan menggunakan PeGI (Pemeringkatan e-Government Indonesia) untuk infrastruktur sementara untuk keamanan informasi dengan menggunakan indeks KAMI (Keamanan Informasi).

Untuk meningkatkan maturity level dengan menggunakan COBIT 5 bukan berdasarkan kuantitas pemasangan perangkat. Maka dari itu perlu ditentukan indikator yang menjadi tolak ukur peningkatan kualitas, misalkan untuk akses internet dapat berupa penggunaan variable bandwidth.

Untuk mengukur tingkat kepuasan, bukan lagi ada atau tidak adanya infrastruktur karena semuanya sudah tersedia. Oleh karena itu, gunakan indeks atau service level yang lain.

Kebutuhan infrastruktur bukan berdasarkan seberapa canggih sebuah perangkat yang digunakan, namun berdasarkan pertimbangan dan kebutuhan berdasarkan seberapa efektif dan efisien penggunaan perangkat tersebut.

Pada acara tersebut dibahas juga mengenai BMN (Barang Milik Negara), Tata Kelola serta Komitmen Mutu di Bidang Infrastruktur Informasi.

Manajemen Mutu merupakan sistem manajemen untuk mengawasi kegiatan dan tugas dalam memberikan layanan dan memastikan pemberian layanan yang konsisten.

Komponen Utama Manajemen Mutu :

·         Perencanaan Kualitas, identifikasi kualtias

·         Peningkatan Kulaitas , perubahan disengaja

·         Kontrol Kualitas, upaya berjelanjutan

·         Jaminan Kualitas., tindakan sistematis

 

Kebijakan Mutu diartikan sebagai dokumen yang dikembangkan oleh manajemen untuk mengekspresikan arahan manajeman sehubungan dengan mutu yang diberikan.

Prinsip Manajemen Mutu

·         Consumer Focus, memenuhi persyaratan pelanggan dan bertujuan untuk melampaui harapan pelanggan

·         Leadership, komitmen dari pimpinan

·         Engagement of people, kompeten mampu diberdayakan dan keterlibatan orang orang 

·         Process approach, hasil yang dapt diprediksi dan konsisten

·         Improvement, fokus terhadap perbaikan

·         Evidence based decision making, keputusan berdasarkan data

·         Relationship management, hubungan yang baik yang berkepentingan

 

 


Kontak - Thamrin

Gedung BPPT II Lantai 4
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9094
(021) 316 9094
servicedesk@bppt.go.id
pmi.bppt.go.id

Kontak - Serpong

Gedung Teknologi Informasi, Komunikasi dan Elektronika Lantai 2
Jl Raya Puspiptek - Kota Tangerang Selatan - Banten
(021) 757 91262
(021) 757 91281
servicedesk@bppt.go.id
pmi.bppt.go.id

Statistik Pengunjung

Today42
Yesterday90
This week224
This month2611
Total143317
© 2020 Pusat Manajemen Informasi - BPPT