• (021) 757 91262
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Peluncuran Portal Knowledge Management System (KMS) BPPT dan Seminar Manajemen Pengetahuan

Tim KMS-PMI, BPPT berfoto bersama dengan Sekretaris Utama BPPT dan

Para Narasumber : Prof. Dr. Jann Hidayat, M.SIE (ITB) dan Prof. Dr. Sudarsono, M.Sc (IPB)

 

Dalam rangka implementasi manajemen pengetahuan, Pusat Manajemen lnformasi (PMI) BPPT mengadakan Launching Portal Knowledge Management System (KMS) dan Seminar Manajemen Pengetahuan bertempat di BPPT - Klaster Inovasi dan Bisnis Teknologi, PUSPIPTEK Serpong, Rabu (02/11/2016).

Era globalisasi saat ini ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat serta ditunjang inovasi di berbagai bidang kehidupan. Untuk dapat menghadapi persaingan yang semakin ketat, maka diperlukan perubahan paradigma organisasi dari yang semula mengandalkan sumber daya menjadi berbasis pengetahuan.

Untuk itu pengetahuan di dalam suatu organisasi perlu dikelola dan didokumentasikan dengan menggunakan konsep manajemen pengetahuan (knowledge management) yang merupakan suatu rangkaian kegiatan yang digunakan oleh organisasi atau institusi untuk mengidentifikasi, menciptakan, menjelaskan, dan mendistribusikan pengetahuan yang akan digunakan kembali, diketahui, dan dipelajari di dalam organisasi. Kegiatan ini biasanya terkait dengan objektif organisasi dan ditujukan untuk mencapai suatu hasil tertentu seperti pengetahuan bersama, peningkatan kinerja, keunggulan kompetitif, atau tingkat inovasi yang lebih tinggi. Untuk mendukung hal tersebut maka PMI BPPT telah mengembangkan Knowledge Management System untuk membantu proses pengelolaan pengetahuan di BPPT.

“Dua Faktor yang dominan dalam menentukan tingkat daya saing dari produk yang dihasilkan BPPT yaitu peran SDM dan IPTEK, sehingga SDM dan IPTEK merupakan dua komponen yang tidak bisa dipisahkan. SDM sangat dibutuhkan untuk pengembangan pengetahuan dan penyerapan teknologi untuk menghasilkan inovasi baru. Agar BPPT bisa mengembangkan teknologi secara mandiri maka harus ada pengelolaan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan SDM untuk menyerap IPTEK. Untuk itu PMI BPPT dipercaya untuk mengembangkan dan mengelola Sistem Pengelolaan Pengetahuan di BPPT, yang pada hari ini akan kita launching dan gunakan bersama yaitu Portal KMS (Knowledge Management System) BPPT”, demikian dikatakan Sekretaris Utama BPPT, Soni Solistia Wirawan saat memberikan arahan pada acara Launching Knowledge Management System (KMS) BPPT.

Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa KMS ini bertujuan untuk memberi kemudahan kepada pegawai BPPT dalam memanfaatkan, mengekplorasi, dan berbagi pengetahuan, sehingga proses kreatifitas dan inovasi teknologi di lingkungan BPPT akan terdorong lebih luas dan setiap pegawai dengan cepat meningkatkan kompetensinya dengan harapan akan melahirkan inovasi-inovasi baru di BPPT. Di masa akan datang, BPPT tidak lagi mengandalkan pada pengetahuan individu atau pengetahuan pegawai yang mempunyai kemampuan strategis, melainkan telah menjadikannya sebagai pengetahuan organisasi yang akan menjadi aset intelektual BPPT.

Hal serupa juga disampaikan Kepala PMI) BPPT, Irwan Rawal Husdi. Menurutnya, KMS ini dikembangkan oleh PMI dengan tujuan agar hasil karya dari seluruh peneliti dan perekayasa BPPT dapat terkumpul menjadi satu. "Ini adalah aset organisasi. Dengan terkumpulnya seluruh karya ilmiah yang berasal dari pegawai BPPT ke dalam satu sistem, diharapkan akan mampu meningkatkan peran BPPT," jelasnya.

Dalam acara tersebut Sekretaris Utama BPPT juga menghimbau agar seluruh pegawai BPPT dapat memanfaatkan Portal Knowledge Management System yang berisi beberapa aplikasi terkait pengelolaan pengetahuan dan berpartispasi aktif untuk berbagi pengetahuan dengan memanfaatkan forum komunitas praktisi teknologi serta melengkapi data kepakaran BPPT agar dapat dimanfaatkan bersama baik oleh pegawai BPPPT maupun masyarakat umum.

Pada acara tersebut Ketua Knowledge Management Society Indonesia (KMSI) yang juga Guru Besar ITB, Prof. Dr. Ir. Jann Hidajat Tjakraatmadja, M.SIE diundang sebagai Keynote Speaker dengan paparannya mengenai pentingnya manajemen pengetahuan bagi lembaga pemerintahan. Beliau mengatakan bahwa berbagi pengetahuan adalah cara yang paling efektif untuk mengakselerasi percepatan tumbuhnya inovasi. Ketika pengetahuan lahir, orang sudah langsung dapat mengakses informasi. Pengetahuan yang tidak demokratis dan dikuasai orang-orang tertentu maka tidak akan maju atau kadaluwarsa. Jika pengetahuan disimpan di repositori BPPT, dan informasi tersebut digunakan oleh banyak orang, maka dapat menjadi berkah buat kita.

“Kita sering mengulang-ulang kesalahan, tidak belajar dari sejarah, sejarah tidak menjelaskan knowledge-nya misalnya mengapa Pangeran Diponegoro kalah, apakah salah strategi ? Bukan sekedar informasi mengenai tanggal kelahiran beliau atau lainnya”, lanjutnya.

“Perbedaan manajemen informasi dengan manajemen pengetahuan adalah bahwa manajemen informasi berfokus pada pengelolaan pengetahuan eksplisit sedangkan manajemen pengetahuan berfokus pada bagaimana menangkap tacit knowledge agar dapat diekplisitkan sehingga dapat berguna dan dimanfaatkan oleh orang lain, dan ini merupakan hal yang sulit sekaligus merupakan tantangan untuk BPPT”, jelasnya. [PMI/LR]


Kontak - Thamrin

Gedung B.J. Habibie Lantai 4
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9094
(021) 316 9094
servicedesk@bppt.go.id
pmi.bppt.go.id

Kontak - Serpong

Gedung Teknologi Informasi, Komunikasi dan Elektronika Lantai 2
Jl Raya Puspiptek - Kota Tangerang Selatan - Banten
(021) 757 91262
(021) 757 91281
servicedesk@bppt.go.id
pmi.bppt.go.id

Statistik Pengunjung

Today81
Yesterday81
This week264
This month1960
Total166476
© 2020 Pusat Manajemen Informasi - BPPT